RSS
Write some words about you and your blog here

Pengertian Seni Musik


In this photo : Maya Hassan (Indonesian Harpa Player)
Source : www.republika.co.id

Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:

  • Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
  • Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Musik menurut Aristoteles adalah sesuatu yang mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

source : www.wikipedia.org



www.performingarts.goergetown.edu

menurut saya sendiri...

Seni Musik adalah suatu wujud karya dalam bentuk nada, dan memiliki tempo yang dapat diikuti oleh penikmatnya....

dan musik itu terlahir dari aliran aliran nadi yang yangdisertai dorongan sensitif karena salah satu indera nya merasakan rangsangan.

contoh : seorang sahabat, membuat lagu tentang temannya yang sedang putus cinta...

nah...seseorang yang dapat menghasilkan sebuah karya...entah itu puisi....lagu...musik...film..

itu karena didasari oleh stimulus atas lingkungannya, atau bahkan suasana hatinya.

silakan teman-teman maknai sendiri arti musik atau seni itu sendiri ... :)


source : www.SBYpresidenku.com

Seni Rupa

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni, kriya, dan desain. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.

Secara kasar terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan visual arts.

sumber : www.wikipedia.org

Jenis Seni ini adalah jenis seni yang saya sukai...

dan salah satu hobi saya juga tertuang dalam seni rupa ini...

(membuat tas dari kardus bekas dengan pola dan designe yang sesederhana mungkin)

*tapi kok pas do foto tas nya kayak kotak karokean yak ?




sebenarnya saya sangat ingin berkuliah di Fakultas Seni Rupa

entah itu di ITB , IKJ, ISI Jogja, ISI Bali, UNJ Seni Rupa, atau institusi2 yang ada Fakultas Seni Rupa dan Designe nya dehhhh (duh jadi curhat dah)

namun seiring dengan pengamatan saya tentang kapabiliti 'kocek' orangtua saya, maka saya menyesuaikan kelanjutan studi saya ke dunia perkuliahan yang tidak terlalu menguras urat orangtua saya.......


ceritanya puanjang dehh..
berhubung ini bukan blog blog an yang khusus untuk curhat (tapi untuk nilai)
maka saya akan bercerita di lain segment..
hahaha penting abiss

yaudalah intinya ditunggu komennya T_T

Curahan Patahan Kata




Menerawang dalam...........ke dalam...........
jauh begitu dalam.....

Tidak ada salahnya kita beranjak dari kekuatan..
lalu mengakui kelemahan yang sebenarnya..


Nafasku...serta hembusan hembusan itu....bersetubuh.......
me
nyatu dengan alam....
buih buih berombak berontak sudah tak tahan lagi dengan kepalsuan dan alam yang munafik.....



eh Tapi tunggu ....
bukannya alam yang munafik !
melainkan puing puing yang hidup berrotasi dalam hidup....................

Aku sering melihat...
bahwa mereka berjalan... berseru...berlakon...tidak sesuai pada titik hatinya......
sampai sekarang aku belum mengerti mengapa mereka bisa begitu......

Terkadang aku melihat......
mereka sangaat memburu kesenangan......
namun setelah itu....yang mereka dapatkan hanya kesunyian lagi......lagi.....lagi........lagi dan lagi......




Manusia diciptakan........menetas.........berantas.......sakral....dan bermacam macam......

ini dan itu..

begitu dan begini...

hitam...putih....abu abu..........bahkan yang berwarna sekalipun...mereka tak sama...........
dan bermacam rupa pulaaa....



tapi ternyata baru aku sadari............
semua ini akan kembali.................................


selagi nadi masih melaju......
semasa irama darah dan jantung masih dapat aku nyanyikan dengan petik gitar........

takkan ku sia kan setiap derap.....nafas....kesempatan.... dan ketersediaan waktu juang untuk aku gapai cita.........


sekian...

ini hanyalah curhatan malam ketika nyawa merasa lelah menopang raga yang lelah karena rutinitas tanpa batas....hhhhhh. ...


(ditemani nyamuk nyamuk laknat)


Terimakasih..


Rhealina Trisa

Fotografi - Sebuah Lukisan Cahaya



Dalam seni rupa, fotografi adalah proses pembuatan lukisan dengan menggunakan media cahaya.

Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya.


Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.

Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).


Untuk menghasilkan ukuran cahaya yang tepat untuk menghasilkan bayangan, digunakan bantuan alat ukur lightmeter. Setelah mendapat ukuran cahaya yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur cahaya tersebut dengan mengatur ASA (ISO Speed), diafragma (aperture), dan penggunaan filter.


shartana.blogspot.com/2007/02/definisi-fotografi.html

Senirupa KUNO


MESIR (3500-1000 BC)
Kejayaan zaman mesir kuno dimulai dari pemerintahan Raja Firaun. Ketaatan beragama dan menghormati arwah yang telah meninggal merupakan kebudayaan penting di Mesir pada zaman ini. Hal itu pula yg mempengaruhi perkembangan seni budaya di Mesir. Banyak ditemukannya situs kuil dan pekuburan memperkuat teori tersebut diatas. Berbagai hasil karya seni mulai grafis hingga arsitektur ditemukan pada masa ini. Hyeroglyph hingga pyramid adalah penanda masa keemasan perkembangan senirupa Mesir kuno.

MESOPOTAMIA (9000-500 BC)
Zaman ini merupakan zaman baru peradaban manusia. Menulis, sekolah, perpustakaan, kode hukum tertulis, pertanian, irigasi, peternakan merupakan hasil kebudayaan masa ini.
Senirupa pada zaman ini lebih membuka diri terhadap keanekaragaman. Seni terlihat lebih dekoratif, stylish dan tidak lagi konvensional. Pada seni lukis; Penggambaran sosok Tuhan dituangkan lewat sosok manusia, bahkan beberapa memilih memadukan sosok manusia dan hewan untuk menghadirkan kesan ajaib terhadap sosok Tuhan.
Pada bidang Seni Musik dan Puisi; Mereka telah mengenal alat-alat musik seperti harpa dan drum yang mengiringi penceritaan sejarah dan dibalut oleh puisi serta diiringi tari-tarian dan lagu. Bidang Arsitektur; Mereka mengenal pembangunan dengan menggunakan batu bata dan tidak lagi menggunakan batu sebagai konstruksi arsitektur rumah. Di bidang seni patung mereka telah menggunakan bermacam media seperti, kerang, batu, dan metal sebagai bahan pahat.

YUNANI (1100-31 BC)
Seni dan Arsitektur dimasa Yunani kuno merupakan pengaruh tersendiri terhada perkembangan seni dan arsitektur barat dengan cirri-cirinya yang sederhana dan logis/rasional.
Penggambaran manusia telanjang merupakan refleksi dari suatu pemahaman bahwasanya `manusia merupakan ukuran dari segala hal’ (mimesis).
Berbagai macam elemen structural, motif dekoratif, bermacam tipe-tipe bangunan yang telah ada dizaman Yunani Kuno masih dapat terlihat pada arsitektur masa kini.


SENIRUPA ZAMAN TRANSISIONAL

SENIRUPA KRISTEN AWAL (ABAD 3-7)
Seni pada masa ini merupakan kelanjutan dari senirupa kuno, romawi dan byzantium. Pada awalnya, Kristen menolak adanya penggambaran pola-pola dekoratif yang menggambarkan hal-hal yang bersifat agamis dan spiritualis.
Setelah abad ke empat, dibawah pengaruh imperialisme, awal arsitektural Kristen sangat dipengaruhi oleh gaya kerajaan Romawi, yaitu bangunan berskala monumental. Gedung-gedung gereja dibagi menjadi dua tipe; hall yang berbentuk longitudinal-Bassilica; bangunan terpusat-mausoleum atau tempat pembaptisan.Eksterior gereja pada umumnya polos dan minus dekorasi yang kontras dengan nuansa interiornya yang cenderung dekoratif dan glamour.

SENI BYZANTINUM (Abad 5 – 1453)
Pada dasarnya seni dizaman ini merupakan kelanjutan dari seni zaman Yunani. Tetapi terdapat perubahan mendasar tentang ketuhanan akibat pengaruh kristiani menyebabkan gaya seni yang dihasilkan masa ini berbeda dengan Yunani. Seni dimasa ini bertemakan tentang kejayaan Tuhan bapa, Yesus anaknya, dan Perawan Maria. Seni lukis realistis dan manusia telanjang tidak lagi terdapat di era ini.



Sejarah Seni Rupa

SENIRUPA PRASEJARAH

PELEOLITHIKUM (2 Juta tahun lalu- 13,000 BC)
Paleolitikum atau zaman batu tua. Berawal sekitar 2 juta tahun lalu, zaman ini juga merupakan penandaan berakhirnya zaman es (13,000 BC). Paleolitikum dibagi menjadi 3 zaman yaitu, zaman batu tua, zaman batu tengah dan zaman batu muda.
Pada zaman batu tengah di Eropa dan Afrika terdapat penemuan manusia pertama yang membawa pengaruh besar pada manusia modern terhadap cara hidup maupun struktur anatomi. Penemuan cara menghasilkan api juga ditemukan di era ini. Ekspressi seni dituangkan dalam pembuatan body painting dan juga lukisan pada batu dan dinding-dinding gua yang mengindikasikan kegiatan ritual dan religius.
Pada zaman batu tua (Eropa, Asia, Afrika) ekspresi seni mengalami kemajuan. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya karya yang bercerita tentang venus dan penggunaan beberapa material yang sulit ditemukan disekitar tempat tinggal mereka. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan iklim yang lebih hangat dan juga telah adanya pengetahuan tentang perdagangan antar wilayah.
Seni pada zaman Paleolitikum diproduksi 32.000-11.000 tahun lalu. Dikategorikan dalam 2 kelompok besar yaitu; barang-barang kerajinan (yang merupakan pahatan pada tulang, batu dan clay), serta seni lukisan pada dinding-dinding gua (dengan mengadopsi variatif warna).

MESOLITHIKUM (10,000-5,000 BC)
Mesolitikum merupakan zaman batu tengah (10.000-5000 BC).
Pada sisi budaya, manusia pada zaman ini belajar tentang cara memahat batu. Ciri-ciri seni mesolitikum ialah tidak menggambarkan figur nyata dan hanya menggunakan warna merah sebagai penyertanya. Hasil karya seni ini banyak ditemukan di Afrika utara dan mediterania bagian utara.

NEOLITHIKUM (10,000-5,000 BC)
Zaman ini juga disebut sebagai zaman batu muda. Dimulai dari kehidupan menetap. Karya seni akhir manusia zaman ini adalah pembuatan perunggu, barang-barang tembikar, dan patung-patung yg bertemakan ttg dewa dewi serta monument batu megalitikum (Stonehenge, UK).